Catatan ini membuatku makin berusaha memperbaiki diri
makasih de Sofie moga menjadi renungan untuk kita semua... amien
dikutip dari >> http://sophie4519.multiply.com/journal?&=&page_start=120
>> Untuk para suami................
Kiat Sukses Menjadi Suami Sholeh
Jika ada seorang istri yang sholehah yang selalu memperhatikan,
melayani suami dengan segala kebaikan. Ia juga selalu menuruti segala
perintah dan memenuhi keinginan sang suami dengan kepatuhan yang sempurna.
Menjaga ibadahnya dan selalu mengingatkan suami untuk berlomba mendekatkan diri
kepada Allah SWT.
Ia menjadi istri yang manis dan selalu hangat disamping suaminya, serta
menjadi teman perjalanan yang menyenangkan.
Tidak banyak menuntut dan menerima dengan
rasa syukur apapun dan seberapapun rezeki yang didapat suami.
Bukankah tidak ada alasan lagi bagi sang suami untuk tidak membalasnya
dengan menjadi suami yang sholeh, penuh perhatian dan kasih sayang. Demikian
beberapa kiat untuk menjadi suami yang sukses:
1. Berdandanlah untuk istri anda, selalu bersih dan wangi.
Sesering apakah kita tampil didepan istri dengan pakaian ala kadarnya?
Sama halnya dengan suami yang menginginkan istrinya kelihatan manis untuknya,
setiap istri juga menginginkan suaminya berdandan untuknya.
Sebagai contoh, ingat, bahwa Rasulullah saw selalu menggosok giginya
terlebih dulu sebelum menemui istrinya setelah bepergian. Beliau juga selalu
menyukai senyum yang paling manis.
2. Panggillah istri anda dengan nama yang cantik.
Rasulullah saw mempunyai nama panggilan untuk istri-istrinya yang sangat
mereka sukai. Panggillah istri anda dengan nama yang paling indah baginya dan
hindari menggunakan nama-nama yang menyakitkan perasaan mereka.
3. Jangan memperlakukan seorang istri seperti lalat.
Kita tidak pernah menghiraukan seekor lalat di dalam kehidupan kita sehari-
hari, tahu-tahu dia menjadi penyakit buat kita. Sama halnya seorang istri
yang berbuat baik sepanjang hari, jika tidak pernah mendapat perhatian dari
suaminya, maka dia juga akan memperlakukan suaminya bagai sebuah penyakit.
Jangan sekali-kali perlakukan dia seperti ini; kenali semua kebaikan yang
dia lakukan dan pusatkan perhatian padanya.
4. Jika anda melihat kesalahan dari istri anda, cobalah untuk diam dan
tidak berkomentar apa pun!
Ini adalah cara Rasulullah saw yang biasa dilakukan saat beliau melihat
sesuatu yang tidak pantas dilakukan istri-istrinya (radhiyallahu 'anhuma). Ini
adalah teknik bagi seorang Muslim sebagai kepala rumah tangga.
5. Tersenyum untuk istri anda kapan saja anda melihatnya dan memeluknya
sesering mungkin.
Senyuman adalah shadaqah dan istri anda termasuk ummat muslim juga.
Bayangkan hidup dengannya dengan senyum yang selalu tersungging.
Ingatlah, sunnah juga menerangkan bahwa Rasulullah saw selalu mencium istrinya
sebelum pergi sholat ke masjid, bahkan saat beliau sedang berpuasa.
6. Berterima-kasihlah untuk semua yang dia lakukan untuk anda.
Sekecil apapun yang istri anda lakukan buat anda, jangan sekali-kali
menganggapnya sebagai hal sepele. Berterima kasihlah, karena ucapan terima
kasih anda sungguh berarti bagi istri anda dan akan terukir indah
dihatinya.
Ambil contoh, ucapkan terima kasih untuk ketika usai makan malam yang dia
sediakan. Juga untuk kebersihan rumah dan selusin pekerjaan yang lainnya.
7. Mintalah padanya untuk menulis sepuluh perbuatan terakhir yang telah
anda lakukan untuknya yang membuat dia senang. Kemudian pergi dan lakukan itu
kembali.
Mungkin agak sulit untuk mengenali apa yang membuat istri anda senang. Anda
tidak perlu untuk bermain tebak-tebakkan, tanyakan padanya dan kerjakan
secara berulang-ulang selama hidup anda.
8. Jangan mengecilkan keinginannya. Hiburlan dia.
Kadang-kadang seorang suami perlu mengabulkan permintaan istrinya.
Rasulullah saw memberikan contoh buat kita dalam sebuah kejadian
ketika Safiyyah radhiyallahu 'anha menangis karena dia (Safiyyah) berkata
bahwa beliau (Rasulullah) memberikan sebuah unta yang lamban.
Rasulullah pun menyapu air matanya, menghiburnya, dan membawakannya
sebuah unta yang lain.
9. Penuh humor dan bermain-mainlah dengan istri anda.
Lihatlah betapa Rasulullah saw pernah bertanding lari dengan istrinya
Aisyah radhiyallahu 'anha di sebuah padang, dan membiarkan Aisyah
memenangkannya. Kapan saat terakhir kita melakukan hal seperti itu?
10. Ingatlah selalu sabda Rasulullah SAW: "Yang terbaik di antara kalian
adalah yang memperlakukan keluarganya dengan baik.
Dan aku adalah yang terbaik memperlakukan keluargaku."
Cobalah jadi yang terbaik. Sebagai kata akhir: Jangan pernah berdo'a kepada
Allah Azza wa Jalla, agar membuat pernikahan anda bahagia.
Bayu/Muhammad alSyarif/IslamWay.com
source:http://www.mail-archive.com/patra1993@ji-indonesia.com/msg00151.html