SHORTCUT

Photo AlbumBuah PenaJan 25, '07 1:16 PM
for everyone
Sinar Sejuk Bintang Senja

Yogyakarta, Agustus 2002, senja hari memerah langit, mengikis pelan kuasa sang surya menuju malam, coba dengarlah… sayup-sayup di penjuru angin mengalunan Adzan Maghrib menggugah hati, melunakkan kalbu bila diikuti, menggusarkan sanubari bila tidak perduli…

Alhamdulillah senja ini tidak menjadi saudara Iblis yang tak mau sholat, walau sebelumnya harus melawan rasa enggan yang menghinggapi diri untuk memenuhi panggilan, tiada yang mampu bila Allah SWT tak meridhoi.
Niat yang suci diiringi air wudhu mensucikan, pakaian bersih plus wangian tentunya jangan lupa membersihkan gigi menjadikan langkah mantap ke Masjid Putih bertemu saudara sehati.
Hari ini sebetulnya hati sangat sedih, dan sunyi serasa sendiri… tanpa sadar dikala sujud tak kuasa hati menahan lagi… ketegaran yang berusaha dibangun luluh juga…

Sangat jarang kunikmati berdoa seperti saat ini, moga Allah SWT mengabulkan, Amin.

Langkah perlahan terayun juga, takjub hati memandang langit senja yang semakin gelap, baru kusadari sedari tadi ada sebuah bintang bersinar putih. … Bintang senja …sinarnya lembut mempermanis cakrawala… Subhanallah… lambat laun mulai para sahabat Bintang senja mulai menampakkan diri, ia tak sendiri lagi… dan memang tidak sendirian, karena sesungguhnya semua sahabatnya menemaninya hanya tak nampak dimata. Cakrawala semakin indah menghibur hati.

Alhamdulillah… disaat sendiri tiada berarti tak berteman, sahabat akan selalu ada menghibur hati, coba rasakan kehangatannya, ketulusannya untuk selalu saling mengingatkan, persaudaraan yang tak pernah tergantikan. Semoga Rahmat, Hidayah dan Taufik-Nya akan selalu mengalir dalam kehidupan kita menggapai Ridho Allah SWT. Amin. [awan]



Buah Pena.jpg
 11 Comments 

14.jpg
  


11 CommentsChronological   Reverse   Threaded
tiaaja wrote on Jan 25, '07
amin
jampang wrote on Jan 25, '07
Sahabatku adalah bintang gemintang malam di angkasa raya
yang menemani kesendirian rembulan yang berduka
hingga mampu menerangi gulita semesta
dalam kebersamaan

Sahabat

rulisetia wrote on Jan 25, '07
Senja merekah sejenak,
menanti sang mentari tenggelam.
adakah esok hari ia muncul kembali,
inilah harapan indah secerah lembayung menyapa.
everybody has their own dream but not everyone can make it true,
let us do our better effort to make it real.
Thank's for everything, you inspire me to do lot of things:)
ramizarahman wrote on Jan 26, '07
Teman
ketika senang ketawa
susah bersedih
teman seperti
coretan yg bermakna
pendamping setia
membakar semangat
teman
menghargai kesejahteraan
inspirasi kepada semua

heavans wrote on Jan 26, '07
nuhun ceritanya :)
awanalbana wrote on Feb 22, '07
tiaaja said
amin
amien ...
awanalbana wrote on Feb 22, '07
jampang said
Sahabatku adalah bintang gemintang malam di angkasa raya
yang menemani kesendirian rembulan yang berduka
hingga mampu menerangi gulita semesta
dalam kebersamaan

Sahabat

thanks bro ( ^ _ ^ )
awanalbana wrote on Feb 22, '07
Senja merekah sejenak,
menanti sang mentari tenggelam.
adakah esok hari ia muncul kembali,
inilah harapan indah secerah lembayung menyapa.
everybody has their own dream but not everyone can make it true,
let us do our better effort to make it real.
Thank's for everything, you inspire me to do lot of things:)
Sama sama bro Ruli .... hemmm sahabat lama bersua di dunia maya He...he...he... oiya ruli dan sahabat sahabat yang lain merupakan bintang di galaksi awan ( ^ _ ^ ) he..he..he,,,
awanalbana wrote on Feb 22, '07
Teman
ketika senang ketawa
susah bersedih
teman seperti
coretan yg bermakna
pendamping setia
membakar semangat
teman
menghargai kesejahteraan
inspirasi kepada semua

( ^ _ ^ ) sahabat itu bintang
tasaro wrote on Mar 9, '07
Miss u so much, Bro. Gelbret, dah tujuh tahun lebih ninggalik kebersamaan. Sumpah lupa banget Rulisetia nama aslinya siapa? ha....ha...ha.. Haduh, dah pikun.... dah bapak-bapak soalnya. Cuma wajah Ijazahnya inget betul..... Di mana dirimu sekarang, Sobat. Wan, tulisan itu bikin pengin balik ke masa lalu euy. Inget waktu berantem, saling ambek, lempar kursi, mewek bareng, Agan ke mana? Masih nyatap tempe penyet? Haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa....!!!!!!!!!!!!!!!!!! Kangen edaaaaaaaaaaaaaaaan.
awanalbana wrote on Mar 9, '07
tasaro said
Miss u so much, Bro. Gelbret, dah tujuh tahun lebih ninggalik kebersamaan. Sumpah lupa banget Rulisetia nama aslinya siapa? ha....ha...ha.. Haduh, dah pikun.... dah bapak-bapak soalnya. Cuma wajah Ijazahnya inget betul..... Di mana dirimu sekarang, Sobat. Wan, tulisan itu bikin pengin balik ke masa lalu euy. Inget waktu berantem, saling ambek, lempar kursi, mewek bareng, Agan ke mana? Masih nyatap tempe penyet? Haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa....!!!!!!!!!!!!!!!!!! Kangen edaaaaaaaaaaaaaaaan.
HE...HE.... oiya mas TASARO met ya udah dimuat ceritanya di Republika he...he..he... tanggal 8 kemarin ya... ( ^ _ ^ ) salut banget hemmmm ditunggu nih buah pena selanjutnya... oiya itu Ruli Setiawan :) top abis.. tuh anak hemmm kalau agan masih suka sama tekwondonya ciatttttt... terakhir sihhhh kakinya keseleo ha...ha...ha... iya nih mas kapan kita kumpul di angkringan lagi.... tapi kayaknya gantian nih yang traktir ha...ha...ha..... wahhhhh kalau malah itu mah ... kayaknya udah banyak kursi yang kita rusak... kayaknya bukan kursi deh... kayaknya dinding ha...ha..ha,., bikin banjir..... dasarrrrrrrrrrrr............... selamat mas slaam ya buat mbak.... sama sama berdoa nih to semuanya amien..... ditunggu fotonya kalau enggak jangan salahkan awan ha...ha...ha...
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 Sam Royama All rights reserved.